Let's Talk
Let's Talk
WhatsApp!
Email →

eF-aj5TaFFeZFlgsfsAIh

Muse AI: Agen AI Personal yang Mengerjakan Tugas Harian untuk Anda

Author:

Faisal Ahmad

Review Meta Muse AI

Muse AI: Agen AI Personal yang Mengerjakan Tugas Harian untuk Anda

Muse diperkenalkan lewat blog resmi pada Selasa, 8 September 2026, sebagai agen AI personal yang "dibuat untuk semua orang". Berbeda dari chatbot yang hanya menjawab pertanyaan, Muse dirancang untuk menjalankan tugas atas nama penggunanya, termasuk memakai situs web dan layanan yang terhubung serta mengambil keputusan lintas beberapa langkah.

Apa itu Muse AI?

Muse bisa mengirim email, memesan perjalanan, dan berbelanja atas nama pengguna. Layanan yang bisa dihubungkan meliputi email, kalender, pembayaran, belanja, aplikasi kesehatan dan kebugaran, perangkat rumah pintar, musik, restoran, dan acara. Muse termasuk produk konsumen besar pertama dari Meta Superintelligence Labs.

Cara pakainya mirip berkirim pesan. Pengguna bisa mengobrol dengan Muse di aplikasinya atau lewat WhatsApp, seolah-olah dengan orang lain. Untuk tugas besar, Muse tetap bekerja setelah aplikasi ditutup, lalu kembali ketika ada perubahan atau butuh persetujuan pengguna untuk mengirim email atau melakukan pembelian.

Mesin di Baliknya: Muse Spark

Muse ditenagai Muse Spark, model AI yang dirilis Meta pada April 2026. Meta menyebutnya model paling canggih mereka sejauh ini, dan satu laporan menyebut versi yang dipakai adalah Muse Spark 1.3. Analogi sederhananya: Muse Spark adalah mesin, Muse adalah mobilnya. Muse Spark juga menggerakkan asisten Meta AI dan tersedia bagi pengembang lewat API.

Fitur Utama

Keamanan: Muse Secure VM dan Sentinel

Karena Muse memegang akses ke banyak layanan, keamanannya jadi sorotan. Setiap Muse berjalan di komputer cloud khusus bernama Muse Secure VM. Agen terpisah bernama Sentinel memeriksa apa pun yang dikirim ke internet, dan kredensial disimpan sehingga Muse bisa memakainya tanpa melihat kata sandi atau data pembayaran. Pengguna menentukan aplikasi mana yang disambungkan, dapat mencabut akses kapan saja, dan dapat memilih agar interaksinya tidak dipakai melatih model. Meta juga menyatakan percakapan dan data di VM tidak dibagikan ke sistem iklannya.

Meta mengakui keterbatasannya. Perusahaan menyebut agen ini "kadang akan membuat kesalahan" dan menyediakan program hadiah bagi pelapor bug.

Kontroversi: "Human Concierge" pada Panggilan Telepon

Reuters melaporkan bahwa Meta menguji "human concierge", yaitu kontraktor manusia yang diam-diam menangani sebagian panggilan telepon lewat Muse, berdasarkan unggahan internal perusahaan. Sejumlah karyawan khawatir informasi sensitif bisa terbagi ke kontraktor di pusat panggilan. Seorang eksekutif Meta mengakui bahwa menghadirkan operator manusia tanpa pengungkapan yang jelas adalah kesalahan, dan fitur itu kini ditarik sementara. Uji internal menunjukkan bantuan manusia menaikkan tingkat keberhasilan panggilan menjadi 95–98 persen, jauh di atas panggilan yang ditangani AI sepenuhnya.

Perlu dicatat, ini adalah eksperimen, bukan fitur tersembunyi yang berlaku di semua panggilan publik.

Harga dan Ketersediaan

Muse punya paket gratis, paket Power seharga $20 per bulan, dan paket Maximum seharga $100 per bulan. Muse bisa diakses lewat muse.ai, aplikasi iOS dan Android, serta chat di WhatsApp. Dukungan kacamata AI Meta menyusul. Peluncuran awal hanya di Amerika Serikat. Menurut laporan iPhone in Canada, Muse sudah tersedia di Kanada sejak 18 September 2026. Saya belum menemukan pengumuman resmi untuk Indonesia, jadi cek langsung di muse.ai.

Bonus Token Lewat Kode Undangan

Menurut laporan Bitdoze, pengguna baru yang menebus kode undangan dalam 48 jam setelah mendaftar membuat kedua pihak mendapat 1 miliar token Muse. Satu akun bisa mengundang hingga 20 teman. Syarat dan batas wilayah bisa berubah, jadi periksa di menu pengaturan aplikasi.

Muse AI vs Meta AI

Keduanya sama-sama memakai keluarga model Muse Spark, tetapi produknya berbeda.

Pesaing

Muse bersaing dengan ChatGPT Work dari OpenAI, Claude Cowork dari Anthropic, Copilot Tasks dari Microsoft, dan Gemini Spark dari Google. Muse Spark masih tertinggal dari model terdepan Anthropic dan OpenAI, tetapi Meta berencana merilis model lebih kuat, yang secara internal disebut Watermelon, secepat bulan depan.

Kesimpulan

Muse layak diikuti bagi yang tertarik pada agen AI yang bekerja di latar belakang, apalagi dengan paket gratis dan integrasi WhatsApp. Namun produk ini masih baru. Fitur telepon masih terbatas pada bisnis AS, isu pelibatan manusia di balik panggilan perlu dipantau, dan ketersediaan di luar AS dan Kanada belum jelas.